Selasa, 06 Oktober 2015

Tugas 2 Etika

Adat Istiadat adalah tata kelakuan yang kekal dan turun-temurun dari generasi satu ke generasi lain sebagai warisan sehingga kuat integrasinya dengan pola perilaku masyarakat. Adat merupakan suatu aturan atau perbuatan sedangkan istiadat merupakan kata adat yang memiliki awalan, namun tetap berkata dasar adat yang berarti kebiasaan juga. Adat istiadat adalah sesuatu yang dikenal, diketahui dan diulang-ulang serta menjadi kebiasaan di dalam masyarakat.

Sebagai contoh yaitu dalam masyarakat Jawa, masih terdapat adat kebiasaan bahwa laki-laki lebih tinggi daripada perempuan. Di Jawa rumah tangga merupakan pusat dari segalanya, hampir tidak ada gadis Jawa yang tidak menikah. Tidak menikah bagi gadis Jawa merupakan aib bagi keluarga (Riant Nugroho; 2008). Selain itu, perempuan dilarang untuk keluar rumah ketika malam hari, dilarang duduk didepan pintu dan sebagainya. Hal ini bukan hanya terdapat dalam masyarakat jawa, sepertinya budaya patriarki (laki-laki adalah pusat segalanya) ini sudah menjadi budaya mayoritas masyarakat Indonesia. Dan barang siapa yang membantah terhadap perintah suami akan celaka dan dianggap durhaka terhadap suami. Meskipun adat ini sudah tidak begitu mengikat seperti jaman dahulu (mulai pudar), namun keberadaannya masih diakui bahkan dilaksanakan pada masyarakat tertentu.

Selain tersebut diatas, adat istiadat yang ada di masyarakat Jawa antara lain adalah adat ketika seorang perempuan hamil, ketika kandungannya berusia tujuh bulan, diadakan upacara kehamilan yang disebut Mitoni. Kemudian hingga si anak lahir maka akan diadakan slametan. Saat anak berusia 8 tahun tidak kunjung mendapatkan adik, maka diadakan Ruwatan yang bertujuan untuk menghilangkan bahaya ketika menjelang remaja. Ketika hukum adat diatas masih dipengang erat, maka anggota masyarakat yang melanggar adat akan dihukum dengan cara dicemooh dan dikucilkan.

Adat istiadat dan kebiasaan bukan merupakan peraturan yang khusus dan formal, tetapi secara khas mengakui peraturan yang telah dibuat dan berlaku di masyarakat tersebut. Adat dan kebiasaan (Costum and Usage) memiliki sifat hukum, tapi ada juga yang bersifat moral, keagamaan, estetika dan pendidikan. Namun kadang tidak berkaitan dengan nilai budaya, rohani dan lebih berupa peraturan bersifat teknis, ekonomis dan sebagainya. Sedangkan Mores atau tatacara memiliki arti tertentu bagi masyarakat tradisional karena di dalamnya terdapat perbedaan nilai dan peraturan yang sesuai dengan hal yang belum dijalankan atau tidakcukup dilakukan. Meskipun bukan merupakan peraturan yang formal dan bersifat tertulis, adat istiadat memiliki hukuman bagi orang yang melakukan pelanggaran terhadapnya. Hukuman bukan merupakan kurungan penjara seperti pada hukum positif, namun hukuman lebih bersifat sosial atau hukuman moral dan hukuman spiritual. Suatu masyarakat yang masih sangat mempercayai adat istiadat ini, mempercayai bahwa orang yang melakukan pelanggaran adat istiadat akan dihukum oleh Tuhan. Selain itu hukuman yang nyata adalah didapat dari masyarakat sekitar, seperti cemoohan atau sindiran.

Di Indonesia sendiri, khususnya pada orang-orang Jawa masih percaya akan hukum adat di daerahnya. Meskipun sudah tidak se-fanatik dahulu, namun masyarakat Jawa masih menerapkan hukum adat yang berlaku. Menurut masyarakat Jawa, hal ini adalah untuk menghormati leluhur mereka. Hal ini terbukti ketika masih adanya upacara (slametan) untuk perempuan yang hamil, orang meninggal dan sebagainya. Meskipun Indonesia sedang menuju pada masyarakat yang modern, seharusnya adat istiadat yang beragam dan berbeda-beda ini tidak mudah lutur atau bahkan dilestarikan. Hal ini dikarenakan dapat menjadikan ciri khas Indonesia dibanding dengan negara lainnya.

Sumber :
Alfian. 1985. Persepsi Masyarakat tentang Kebudayaan : Kumpulan Karangan. Jakarta: Penerbit PT Gramedia.


Sabtu, 27 Juni 2015

The term 'market' (Bahasa Inggris Bisnis 2)

NAMA                                                : NUR BELLA ASRINDO
NPM                                                   : 28212335
KELAS                                               : 3EB10
NAMA ANGGOTA KELOMPOK   :
·         ARFITRA SITI KHAIRUMA                      21212057
·         JUSTINA ELVIDA HARAHAP                  24212010       
·         LIA KHOIRUNNISA                                   24212187
·         MASITOH SJARI RAHMAH ALMU         24212474       

The term ‘market’ , as used by economists, is an extension of the ancient idea of a market as a place where people gather to buy and sell goods. In former days part of a town was kept as the market or marketplace, and people would travel many kilometers on special market days in order to buy and sell various commodities. Today, however, markets such as the world sugar market, the gold market and the cotton market do not need to have any fixed geographical location. Such a market is simply a set of conditions permitting buyers and sellers to work together.
In a free market, competition takes place among sellers of the same commodity, and among those who wish to buy that commodity. Such competition, influences the prices prevailing in the market. Prices inevitably fluctuate, and such fluctuations are also affected by current supply and demand
Whenever people who are willing to sell a commodity contact people who are willing to buy it, a market for that commodity is created. Buyers and sellers may meet in person, or they may communicate in some other way: by letter, by telephone or through their agents. In a perfect market, communications are easy, buyers and sellers are numerous and competition is completely free. In a perfect market there can be only one price for  any given commodity: the lowest price which sellers will accept and the highest which consumers will pay. There are, however, no really perfectr market, and each commodity market is subject to special conditions. It can be said however that the price ruling in a market indicates the point where supply and demand meet.
(Taken from A Rapid Course in English for Students of Economics by Tom McArthur) 




A.    COMPREHENSION

3. What is main idea of paragraph 2?
Answer : In a free market, competition takes place among sellers of the same commodity, and among those who wish to buy that commodity.

4. Describe the competition in a free market!
Answer : The competition in a free market, such competition influences the prices prevailing in the market also affected by current supply and demand.



Kamis, 07 Mei 2015

Audit Manajemen Kualitas Mutu

Depok, 6 Mei 2015

No                   : 01/KAP/V/2015
Lampiran         : 4 eksemplar
Perihal             : Laporan Hasil Audit Sistem Manajemen Kualitas Mutu

Kepada
Yth, Direktur PT. ABC
Di Jakarta

          Kami telah melakukan audit atas Sistem Manajemen Kualitas Mutu Produk pada PT. ABC tahun 2015 berdasarkan ISO 9001:2008. Audit kami tidak dimaksudkan untuk memberikan pendapat atas kewajaran laporan keuangan perusahaan dan oleh karenanya kami tidak memberikan pendapat atas laporan keuangan tersebut. Audit kami hanya mencakup bidang Sistem Manajemen Kualitas Mutu yang dilakukan oleh perusahaan. Audit tersebut dimaksudkan untuk menilai mutu (kualitas), efisiensi (daya guna), dan efektivitas (hasil guna). Sistem Manajemen Kualitas Mutu Produk yang dilakukan dan memberikan saran perbaikan atas kelemahan karyawan dalam mencapai kepuasan pelanggan yang ditemukan selama audit, sehingga diharapkan dimasa yang akan datang dapat dicapai perbaikan atas kekurangan tersebut dan perusahaan dapat beroperasi dengan lebih ekonomis, efisien dan efektif dalam mencapai tujuannya.
          Hasil audit kami sajikan dalam bentuk laporan audit yang meliputi:
Bab I               : Informasi Latar Belakang
Bab II              : Kesimpulan Audit yang Didukung dengan Temuan Audit
Bab III             : Rekomendasi
Bab IV             : Ruang Lingkup Audit
         Dalam melakukan audit kami telah memperoleh banyak bantuan, dukungan, dan kerjasama dari berbagai pihak baik jajaran direksi maupun staf yang berhubungan dengan pelaksanaan audit ini. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini.


                                                                                                       Kantor Akuntan Publik
Nur Bella Asrindo dan Nurul Irmawati
                                                                                                                       

BELLA. NURUL, S.E., M.M., Ak., BAP

Bab I
Informasi Latar Belakang

PT. ABC (selanjutnya disebut “Perusahaan”) berlokasi di Jakarta Pusat. Berdiri sejak tahun 19XX, oleh Bapak A. 

Tujuan dari didirikannya Perusahaan adalah untuk mengembangkan dan menumbuhkan bisnis yang menguntungkan dengan menjadi mitra pilihan utama yang memberikan best value dalam bidang distribusi penjualan, solusi dan jasa yang berfokus pada kepuasan pelanggan. Secara keseluruhan Perusahaan menjual beberapa produk yaitu :
1.      Mesin Fotocopy DEVELOP
2.      Alat Tulis Kantor
3.      Office Equipment
4.      Mesin Print Brother
5.      Alat Survey dan Pemetaan
6.      Digital Printing

Susunan direksi Perusahaan adalah sebagai berikut :
            Direktur Utama                                               : Bapak A
            Direktur Administrasi dan Keuangan             : Bapak B
            Manager Quality Assurance                            : Bapak C

Sedangkan tujuan dilakukannya audit adalah untuk :
1. Untuk menilai apakah Perusahaan telah menyesuaikan aktivitas organisasi terhadap standar Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 yang telah ditentukan.
2. Untuk menilai bagaimana Perusahaan menetapkan strategi berproduksi mesin yang berfokus pada pelanggan dalam mencapai efektifitas.
3. Untuk menilai ekonomisasi, efisiensi, dan efektifitas proses pengendalian mutu.


Bab II
Kesimpulan Audit

Berdasarkan temuan (bukti) yang kami peroleh selama audit yang kami lakukan, kami dapat menyimpulkan sebagai berikut :

Kondisi :
Sistem Manajemen Kualitas Mutu yang diterapkan oleh Perusahaan sudah berjalan dengan baik yang mengacu pada persyaratan ISO 9001:2008. Akan tetapi ada beberapa persyaratan yang tidak dilaksanakan oleh perusahaan, diantaranya :
1) Klausul 7.3 Desain dan Pengembangan.
2) Klausul 4.2.1 bagian b. Manual ( buku panduan ) kualitas.

Kriteria :
1) Dalam segi desain dan pengembangan, seharusnya dilakukan inovasi setiap saat agar output yang dihasilkan tidak monoton dan dapat sesuai dengan perencanaannya.
2) Buku panduan kualitas harus dimiliki karena dapat menjadi pedoman bagi karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan yang berfokus pada kepuasan pelanggan.

Penyebab :
1) Perusahaan hanya sebagai distributor. Oleh karena itu Perusahaan hanya menjual produk dan bukan memproduksi produknya sendiri.
2) Belum adanya pedoman baku secara tertulis (buku panduan kualitas), dalam prosedur dan sistem manajemen kualitas mutu produk.

Akibat :
1) Perusahaan tidak dapat memproduksi barang yang sesuai dengan keinginan pelanggan.
2) Karyawan tidak mempunyai pengetahuan umum mengenai panduan dalam kualitas barang yang dijual.

Pejabat yang bertanggung jawab :
Direktur Administrasi dan Keuangan


                             DAFTAR RINGKASAN TEMUAN AUDIT

No.
Kondisi
Kriteria
Penyebab
Akibat
1.
Desain dan Pengembangan.
1)      Dalam segi desain dan pengembangan, seharusnya dilakukan inovasi setiap saat agar output yang dihasilkan tidak monoton dan dapat sesuai dengan perencanaannya.

1)      Perusahaan hanya sebagai distributor. Oleh karena itu Perusahaan hanya menjual produk dan bukan memproduksi produknya sendiri.

1)      Perusahaan tidak dapat memproduksi barang yang sesuai dengan keinginan pelanggan.

2.
Manual ( buku panduan ) kualitas.
2)      Buku panduan kualitas harus dimiliki karena dapat menjadi pedoman bagi karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan yang berfokus pada kepuasan pelanggan.

2)      Belum adanya pedoman baku secara tertulis (buku panduan kualitas), dalam prosedur dan sistem manajemen kualitas mutu produk.

2)      Karyawan tidak mempunyai pengetahuan umum mengenai panduan dalam kualitas barang yang dijual.




Bab III
Rekomendasi

Hasil audit yang dilakukan menemukan beberapa kelemahan yang harus menjadi perhatian manajemen di masa yang akan datang. Kelemahan ini dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu :
1.      Kelemahan yang terjadi pada segi desain dan pengembangan.
2.      Kelemahan yang terjadi karena tidak adanya manual (buku panduan) kualitas.

Atas keseluruhan kelemahan yang terjadi, maka diberikan rekomendasi sebagai koreksi atau langkah perbaikan yang bisa diambil manajemen untuk memperbaiki kelemahan tersebut.

Rekomendasi :
1.  Perusahaan harus memiliki inovasi dalam hal desain dan pengembangan produk. Hal ini dimaksudkan agar tidak terlihat monoton dan lebih menarik minat konsumen yang ingin membeli produk tersebut.
2. Perusahaan harus memiliki buku panduan kualitas agar setiap karyawan memiliki pemahaman mengenai kualitas produk yang diproduksi  sehingga dapat tercapainya kepuasan pelanggan.

Keputusan untuk melakukan perbaikan atas kelemahan ini sepenuhnya ada pada manajemen, tetapi jika kelemahan ini tidak segera diperbaiki kami mengkhawatirkan terjadi akibat yang lebih buruk pada Kualitas Mutu Perusahaan di masa yang akan datang.


Bab IV
Ruang Lingkup Audit

Sesuai dengan penugasan yang kami terima, audit yang kami lakukan hanya meliputi masalah Sistem Manajemen Kualitas Mutu PT. ABC berdasarkan ISO 9001:2008 klausul 4-8 untuk periode tahun 2015. Audit kami mencakup penilaian atas kualitas mutu produk yang dijual dalam mencapai kepuasan pelanggan.




























 

Rabu, 29 April 2015

Affirmative and Negative Agreement

Nama          : Nur Bella Asrindo
Kelas          : 3EB10
NPM           : 28212335

Affirmative and Negative Agreement
1. Affirmative Agreement
a.       So                  =>   (So + Auxiliary + Subject + Verb)
b.      Too                =>   (Subject + Auxiliary verb + Too)

Auxiliary :
·         Do/Does (Simple Present)
·         Did (Simple Past)
·         Has/Have (Present Perfect)
·         Had (Past Perfect)

For Example :
A :       I am feeling tired
B :       So   => So do I
            Too => I am Too

2. Negative Agreement
a.       Neither        =>  (Neither + Auxiliary verb positive + Subject)
b.      Either           =>  (Subject + Auxiliary verb negative + Either)

For Example :
A :       I never read newspaper
B :       Neither => Neither do I
            Either   => I don’t Either

Exercise :
1.      A : I always have a cup of coffee in the morning
      B : So do I / I do too

2.      A : I didn’t enjoy the movie last night
      B : Neither did I / I didn’t either

3.      A : I’ve never been in Brazil
      B : Neither have I / I haven’t either

4.      A : I studied last night
      B : So did I / I did too

5.      A : I don’t have a car
      B : Neither do I / I don’t either

The answer of Group 5
1. Sara was at home last night, and so was I / I was too
2. California is on the west Coast, and so is Oregon / Oregon is too 
Group 5 “3EB10″
ARFITRA SITI K
JUSTINA ELVIDA H
LIA KHOIRUNNISA
MASHITO SJARI
NUR BELLA ASRINDO
ZULFAH QODORIAH



Minggu, 29 Maret 2015

Tugas Bahasa Inggris 2 (Softskill)

Nama : Nur Bella Asrindo
Kelas  : 3EB10
NPM  : 28212335


HOW TO GET A GOOD SCORE IN TOEFL TEST

If you want to get a good score in toefl test, you must know about the tenses. Tense is a verb-based method used to indicate the time, and sometimes the continuation or completeness of an action or state in relation to the time speaking.
The concept of tense in English is a method that we use to refer to time - past, present and future. Many languages use tense to talk about time. Other languages have no concept of tense at all, but of course they can still talk about time, using different methods.
There are 16 tenses in English, but for daily conversation generally use 3 main tenses : present, past and future. Tense consist of complete sentence. Complete sentence consist of subject (S), predicate (P), object (O) and complement (C).

For example:

1.  She     is watching     TV     now
     S             P               O       C
  
2.  She     is    smart
      S        P        C


Now, you must find the wrong words of the sentence

1.  Arizona   have   a very dry climate.
         S           P                     C

Is there anything wrong with the sentence above?

The answer is YES. ‘Arizona’ is singular, so you must use ‘HAS’ not ‘HAVE’.

CORRECT: Arizona has a very dry climate.


2. The first steamship to across the Atlantic   were   the Savana   in 1819.The first steamship to across the Atlantic  were  the Savana  in 1819.

                                S                                        P             O                C

Is there anything wrong with the sentence above?

The answer is YES. The subject of the sentence is ‘Steamship’ and ‘Steamship’ is singular, so you must use ‘WAS’ not ‘WERE’. And because the sentence is past tense.

CORRECT : The first Steamship to across the Atlantic was the Savana in 1819.


3. My friend,  Haris   is attending   the meeting.
              S                           P                      C

Is there anything wrong with the sentence above?

The answer is NO. The sentence above is a correct sentence.


4. Advertising   provide   most of the income for magazine, newspaper, radio, and television in Indonesia today.
          S                  P                                                                           C

Is there anything wrong with the sentence above?

The answer is YES. In the sentence above, ‘Advertising’ is a singular, so the ‘Provide’ should be ‘PROVIDES’.


CORRECT : Advertising provides most of the income for magazine, newspaper, radio, and television in Indonesia today.